Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan performa puyuh periode awal produksi dan dapat memberikan informasi mengenai pengaruh dari masing-masing perlakuan terhadap performa puyuh periode awal produksi . Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2017 sampai dengan 15 Maret 2017. Penelitian ini dilaksanakan di Unit Pondok Wirausaha Farm Dewin Assalam SQF (Slamet Quail Farm) Jl. Pelabuhan II KM. 20 Sukamantri Desa/Kec. Cikembar Sukabumi-Jawa Barat.. Penelitian ini menggunakan puyuh ras petelur Strain Coturnix coturnix japonica yang diproduksi oleh CV. Slamet Quail Farm sebanyak 180 ekor. Pakan yang digunakan adalah pakan komersial SP2 dengan perlakuan P0: Pemberian pakan kontrol (pakan komersial tanpa penambahan tepung bawang putih dan tepung jintan ), P1: Pemberian pakan komersial dengan penambahan 2 % tepung bawang putih P2: Pemberian pakan komersial dengan penambahan 2 % tepung jintan, dan P3: Pemberian pakan kombinasi (pakan komersial dengan penambahan 1% tepung bawang putih dan 1 % tepung jintan). Perlakuan dilakukan pada puyuh berumur 30 hari hingga umur 60 hari. Pakan dan air minum diberikan secara adlibitum (selalu tersedia). Rancangan yang digunakan adalah RAL (rancangan acak lengkap) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukan tidak adanya pengaruh terhadap nilai konsumsi pakan, konversi pakan, produksi telur dan depleso. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pakan komersial yang ditambahkan tepung jintan memberikan pengaruh nyata pada rataan bobot telur dengan taraf 2 %.
Copyrights © 2018