Penetasan merupakan bagian dari kegiatan pembibitan yaitu untuk mempertahankan dan meningkatkan populasi ternak puyuh. Penelitian tentang Pengaruh suhu lama penyimpanan telur puyuh tetas terhadap daya tetas,fertilitas, bobot susut telur dan bobot tetas telur puyuh telah dilakukan selama satu bulan, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan lama penyimpanan telur  terhadap fertilitas, daya tetas, bobot tetas, dan bobot susut telur pada burung puyuh serta dapat mengetahui suhu dan lama penyimpanan  yang baik untuk ditetaskan. Penelitian ini menggunakan telur burung puyuh (Coturnix coturnix japonica), sebanyak 180 butir yang dibagi menjadi dua kelompok. Masing-masing adalah kelompok dengan suhu  27-30 oC dan 17-20 oC kelompok dengan lama penyimpanan telur (1 hari, 3 hari, dan 6 hari). Mesin tetas yang digunakan yaitu mesin tetas semi otomatis, sebelum telur dimasukkan ke dalam mesin tetas dilakukan seleksi yang meliputi bentuk telur dan bobot telur, untuk penyimpanan 27-30 oC dalam ruang kamar dan untuk suhu 17-20 oC dalam ruangan ber AC dengan suhu 16 oC sebelum di simpan telur di timbang dan sebelum dimasukan kedalam mesin tetas telur kembali di timbang . Dari 2 faktor dengan tiga tingkatan tersebut diperoleh 6 kombinasi perlakuan yang masing â masing perlakuan diulang 5 kali, setiap ulangan terdiri 6 butir. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL)  3 x 2 untuk variabel fertilitas, daya tetas, bobot tetas dan susut telur . Hasil Penelitian menunjukan bahwa suhu memberikan pengaruh yang nyata terhadap , daya tetas, susut telur , sedangkan untuk bobot telur hanya memberikan pengaruh yang nyata terhadap daya tetas dan susut telur.
Copyrights © 2018