Maya Maulidya N., Dr. Siti Hamidah, SH.,MM, Setiawan Wicaksono, SH., M.Kn. Email : maya.nasmi@gmail.com  ABSTRAK Penulis membahas mengenai pinjaman tanggung renteng bermasalah yang diberikan kepada karyawan tidak tetap pada koperasi karyawan Sejahtera. Hal ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yang terjadi sebagai akibat tidak terselesaikannya pinjaman oleh debitur utama. Debitur serta dalam kelompok tanggung renteng merasa keberatan untuk melakukan pembayaran atas hutang yang tersisa oleh debitur utama. Guna menjawab permasalahan yang terjadi diatas, maka penulis melakukan penelitian hukum empiris. Teknik pengambilan data dilakukan melalui wawancara dan studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu dengan cara menggambarkan informasi yang diperoleh kemudian dilakukan analisa dan pendalaman sehingga didapat jawaban atas permasalahan yang diteliti. Dari perumusan masalah yang telah dilakukan, maka dapat diambil suatu kesimpulan bahwa yang menjadi hambatan dalam penyelesaian pinjaman dengan tanggung renteng adalah karyawan tidak tetap yang mengakhiri masa kerjanya sebelum masa kontrak kerja sehingga pinjaman tidak dapat dikembalikan secara utuh. Hal ini yang menyebabkan kelompok tanggung renteng merasa keberatan untuk menyelesaikan pinjaman yang dilakukan oleh debitur utama. Penyelesaian permasalahan dilakukan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perkoperasian serta ketentuan mengenai tanggung renteng pada Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata). Langkah yang dilakukan adalah dengan mengatur jumlah angsuran bagi kelompok tanggung renteng yang harus menyelesaikan pinjaman debitur utama. Dengan demikian koperasi karyawan tidak akan mengalami kerugian akibat tidak terselesaikannya pinjaman dengan tanggung renteng. Kata kunci: pinjaman bermasalah, tanggung renteng, karyawan tidak tetap. ABSTRACT This research was initiated based on the credit issue where the loan is not paid off by the main debtor. The debtor in joint and several liabilities rejects to pay off the remaining debt of the main debtor. An empirical method was used in this research to answer the given problems. Data required in the research was obtained from interviews and literature review. The data was then analyzed based on a qualitative descriptive method where profound observation on the issue was conducted to give the solution to the problems. The research result reveals that most temporary employees responsible to pay off their debts resign before the period as written in the contract, resulting in the issue where the loan cannot be fully paid back. This issue seems to be the reason why the debtor feels reluctant to pay off the remaining debt from the main debtor. Problem-solving was conducted based on the provision of regulations concerning cooperative and provision regarding joint and several liabilities written in Civil Law. It is recommended that the numbers of installment be more clearly regulated for those joint and several liabilities who are responsible to pay off the remaining debt from the main debtor. It is expected that the cooperative is not responsible for the loss caused due to unpaid debt in joint and several liabilities. Keywords: bad credit, joint, and several liabilities, temporary employeesÂ
Copyrights © 2018