Dewasa ini Seni Karawitan telah mengalami perkembangan luar biasa, akan tetapimasih terdapat permasalahan, terutama yang menyangkut pendidikan karawitan bagi anak usiasekolah dasar. Gamelan Jawa sebagai media penting dalam karawitan terkonsep untuk orangdewasa dan dimainkan oleh kaum laki-laki dalam sikap duduk bersila, bukan untuk anak. Apabilamengacu pada pola pengembangan pendidikan, segala bidang keilmuan termasuk SeniKarawitan harus dimulai dari tingkat sekolah dasar. Budi Raharja (PHB 2001-2002) dalampenelitiannya telah menghasilkan Gamelan Anak dengan desain sesuai dengan kebutuhan anak,akan tetapi belum ditindaklanjuti aplikasi permainan masing-masing instrumen dan perannyadalam karawitan.Rebab merupakan instrumen karawitan dalam kategori sulit dipelajari, terlebih untukanak-anak tingkat sekolah dasar, dibutuhkan waktu cukup lama untuk mempelajarinya. Gunamemenuhi kebutuhan tersebut diperlukan instrumen rebab yang sesuai dengan kondisi fisikanak, berikut model-model pembelajaran yang disesuaikan dengan tingkat kemampuannya.Penelitian ini khususnya pada tahun pertama bertujuan merancang model-model pembelajaraninstrumen rebab meliputi pengenalan dan cara memainkannya yang disesuaikan dengan teknismusikal anak. Pada tahun kedua, merealisasikan hasil penelitian yang dicapai tahun pertamauntuk disosialisasikan pada sekolah-sekolah dasar unggulan yang memiliki basic seni karawitandan jika dimungkinkan pada sanggar seni karawitan anak di wilayah Daerah IstimewaYogyakarta. Adapun penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode perancangan dansosialisai. Kata kunci: Model pembelajaran, rebab, anak-anak.
Copyrights © 2016