Pengawasan antenatal merupakan salah satu strategi yang harus diintensifkan dan sangat penting dalam upaya menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu maupun perinatal. Dalam upaya memperkecil kesulitan karena kehamilan resiko tinggi , bidan diharapkan mampu memberikan pelayanan berkualitas, dan memiliki kemampuan teknis kebidanan dan kemampuan komunikasi yang baik. Berdasarkan hal tersebut tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh komunikasi interpersonal/konseling terhadap kepuasan pelayanan antenatal care. Metode yang digunakan yaitu analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang datang ke Puskesmas yang dilakukan KIP/K oleh bidan, Sampel penelitian 30 orang, Teknik pengambilan sampel acsidental. Penelitian dilakukan di Puskesmas Paseh Kabupaten Sumedang pada bulan Mei – Juni 2011. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan KIP/K oleh bidan tentang antenatal care sebagian besar melaksanakan sesuai langkah-langkah KIP/K sebanyak 23 orang (76,7%), kepuasan ibu hamil atas pelayanan antenatal care sebgian besar termasuk kategori puas sebanyak 20 orang (66,7%), ada pengaruh komunikasi interpersonal/konseling terhadap kepuasan pelayanan antenatal dengan nilai ρ value sebesar 0,000 < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada pengaruh komunikasi interpersonal/konseling terhadap kepuasan pelayanan antenatal care.
Copyrights © 2019