Pusat informasi dan konsultasi kesehatan reproduksi remaja (PIK-KRR) adalah suatu wadah atau tempat kegiatan untuk memperoleh informasi dan konsultasi bagi remaja yang mempunyai masalah kesehatan khususnya masalah kesehatan reproduksi, di MA siswa yang kurang memanfaatkan PIK KRR sebanyak 50 orang (70.4 %). Tujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan pusat informasi dan konsultasi kesehatan reproduksi remaja dengan pemanfaatan pusat informasi dan konsultasi kesehatan reproduksi remaja (PIK-KRR) di MA AL-Makmur kecamatan wonosobo, kabupaten Tanggamus Tahun 2015.Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional menggunakan data primer. Jumlah populasi 71 responden dimana pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisisa data dilakukan dengan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi-Squere.Hasil penelitian sebagian besar berpengetahuan kurang 52 orang (73.2 %) jika dibandingkan dengan pengetahuan baik. Dalam memanfaatkan PIK berada pada kategori kurang baik sebanyak 50 orang (70.4 %). Hasil uji statistik diperoleh p-value = 0,000 < α = 0,05 menyimpulkan ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan pemanfaatan PIK-KRR.Saran penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan dalam membimbing remaja khususnya dalam program peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi. Adapun kegiatan yang dapat dilakukan yaitu penyuluhan tentang kesehatan reproduksi remaja, bina keluarga remaja ( BKR), sehingga pelaksanaan PIK KRR di sekolah-sekolah dapat dimanfaatkan dengan baik.
Copyrights © 2019