Bersenandung lagu pengantar tidur untuk anak adalah salah satu tradisi Aceh yang menjadi warisan turun temurun agar dilestarikan. Nyanyian puisi yang berisi pengajaran moral, nilai-nilai dan prinsip-prinsip kehidupan anak akan berguna bagi anak untuk masa yang akan datang. Tidak dapat dipungkiri, kegiatan bersenandung untuk menemani tidur anak dikalangan masyarakat Aceh merupakan bentuk interaksi sosial pertama antara ibu dengan anak. Di Aceh, kebiasaan para ibu menidurkan anak-anaknya sambil bersenandung Dodaidi yang dikenal dengan istilah Peulale euh aneuk (perentang waktu anak tidur). Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri kembali apakah proses tradisi ayunan (dodaidi) ini masih dilakukan di Aceh yang berlokasi di Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini diharapkan bisa menjadi salah satu cara untuk megantisipasi tradisi ayunan tidak hilang begitu saja. Serta untuk menjaga dan melestarikan warisan tradisi Aceh yang selama ini telah dilupakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses ayunan (dodaidi) masih dilakukan oleh ibu gampong Cot Yang dan merupakan pengalaman dan kemampuan seorang ibu dalam mensyiarkan dan menyairkan nasihat, petuah dan pesan dalam bentuk syair pada saat anak dininabobokan. Dodaidi adalah sebuah proses ayunan yang dilakukan oleh sang ibu pada saat anak hendak ditidurkan dan merupakan sebuah konsep pendidikan yang ada di Aceh.
Copyrights © 2018