Latar Belakang : Berdasarkan SDKI tahun 2012, menunjukkan peningkatan AKI yang signifikan yaitu menjadi 359 kamatian ibu per 100.000 kelahiran hidup. Berdasarkan SUPAS tahun 2015, AKI kembali menunjukkan penurunan menjadi 305 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup. Robekan jalan lahir merupakan penyebab kedua dari perdarahan pascapersalinan. Posisi meneran adalah posisi yang nyaman bagi ibu bersalin. Dari survei awal yang dilakukan, didapatkan di tahun 2018 dari bulan Januari-Mei terjadi peningkatan terjadinya ruptur perineum di Klinik Siska Muara Bungo.
Metode : Jenis penelitian ini Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian dilakukan di Klinik Siska Muara Bungo dari tanggal 04 Juni sampai 01 Juli. Metode pengambilan sampel dengan teknik Sampling Jenuh yaitu sampel sebanyak 22 ibu bersalin. Analisis Univariat menggunakan distribusi frekuensi dan Analisis Bivariat mengguakan uji Chi-square untuk menganalisis hasil observasi penelitian dengan tingkat kepercayaan 95%.
Hasil : Mayoritas ibu dengan Posisi Meneran yaitu dengan posisi telentang sebanyak 15 orang (68,2%). Mayoritas ibu mengalami Ruptur Perineum pada saat bersalin yaitu sebanyak 14 orang (63,8%). Hasil uji Chi-square diperoleh P value = 0,026 (< 0,05) artinya (Ho) di tolak atau ada hubungan antara posisi meneran ibu dengan kejadian ruptur perineum pada persalinan
Copyrights © 2018