JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS
Vol 6 No 2 (2018): OKTOBER 2018

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN PROGRAM UPAYA KHUSUS PADI DI KABUPATEN TABANAN

I Gede Made Artha Sudewa Wijaya (Program Studi Magister Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana, Bali, Indonesia)
I Dewa Putu Oka Suardi (Program Studi Magister Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana, Bali, Indonesia)
I Nyoman Supartha (Program Studi Magister Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana, Bali, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2018

Abstract

Kabupaten Tabanan merupakan salah satu penerima bantuan program Upsus. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pengaruh kompetensi penyuluh dan sifat inovasi terhadap perilaku petani, (2) menganalisis pengaruh kompetensi penyuluh dan sifat inovasi terhadap keberhasilan program Upsus, dan (3) menganalisis pengaruh perilaku petani terhadap keberhasilan program Upsus. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Tabanan. Pengumpulan data dilakukan dari bulan Februari sampai Mei 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah petani yang mengikuti program Upsus tahun 2017 di Kabupaten Tabanan. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 96 petani yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kepercayaan sebesar 10%. Sampel diambil menggunakan teknik propotional purposive sampling. Data di analisis menggunakan metode analisis deskriptif dan statistik menggunakan SmartPLS versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan: (1) kompetensi penyuluh berpengaruh nyata terhadap perilaku petani, sifat inovasi berpengaruh tidak nyata terhadap perilaku petani; (2) kompetensi penyuluh berpengaruh nyata terhadap keberhasilan program Upsus, sifat inovasi berpengaruh tidak nyata terhadap keberhasilan program Upsus; (3) perilaku petani berpengaruh nyata terhadap keberhasilan program Upsus. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini yaitu: (1) kompetensi penyuluh di Kabupaten Tabanan dalam menguasai materi untuk mengidentifikasi masalah-masalah baru perlu ditingkatkan; (2) pengkajian terhadap kesesuaian inovasi spesifikasi mesin traktor perlu ditingkatkan; (3) pendidikan non formal melalui pelatihan maupun bimbingan teknis kepada petani perlu ditingkatkan; (4) dukungan pemerintah terhadap infrastruktur irigasi melalui rehabilitasi jaringan irigasi tersier maupun pembuatan dam parit perlu di tingkatkan; (5) pengembangan penelitian lain perlu dilakukan dengan tambahan konstruk karakteristik petani dan kajian bidang ekonomi.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

agribisnis

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Economics, Econometrics & Finance

Description

Jurnal Manajemen Agribisnis (JMA) merupakan jurnal ilmiah, memiliki konsentrasi fokus pada Pengelolaan Pertanian Agribisnis dan Kawasan Pertanian yang Berkelanjutan serta mengacu pada terminologi “Sustainable Development Goals.” Sustainable Development Goals sangat dibutuhkan dalam manajemen ...