Majalah Kedokteran Nusantara The Journal Of Medical School
Vol 51, No 3 (2018): The Journal of Medical School

Efektifitas Kombinasi Ekstrak Sambiloto (Andrographis paniculata (burm.f.) nees) dan Daun Salam (Syzygium polyanthum (wight) walp) terhadap Kadar hs-CRP pada Pasien Dislipidemia

Wina Yulinda (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Jan 2019

Abstract

AbstrakPendahuluan Dislipidemia merupakan salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskular yang ditandai denganpeningkatan kadar high sensitive-C Reactive Protein (hs-CRP). Simvastatin, obat antidislipidemia sintetis,bisa menurunkan kadar hs-CRP. Namun, penggunaan obat sintetis jangka panjang bisa menyebabkan efeksamping sehingga fitofarmaka mulai digunakan kembali. Kombinasi ekstrak sambiloto dan daun salamdilaporkan berkhasiat menurunkan sitokin proinflamasi, kadar kolesterol dan trigliserida. Penelitian inibertujuan untuk membandingkan efek pemberian kombinasi ekstrak sambiloto dan daun salam dengansimvastatin terhadap kadar hs-CRP pada pasien dislipidemia.Metode Penelitian ini adalah uji klinis dengan desain prospektif. Kelompok perlakuan (n=15) dan kelompokkontrol (n=15) dipilih secara acak tersamar ganda. Pemeriksan darah dilakukan sebelum dan 30 hari setelahdilakukan terapi. Data dianalisis dengan SPSS. Perbedaan signifikan bila p < 0.05.Hasil Dijumpai penurunan signifikan dari kadar hs-CRP pada sebelum dan dibandingkan dengan setelahpengobatan pada kelompok perlakuan ((3.02 ± 3.13 vs 1.67 + 1.37) mg/dL; p = 0.005), tetapi penurunan tidaksignifikan pada kelompok kontrol ((2.78 ± 1.97 vs 2.25 + 2.32) mg/dL; p = 0.285). Penurunan kadar hs-CRPpada kelompok perlakuan lebih besar daripada kelompok kontrol, tetapi secara statistik tidak signifikan ((1.35+ 2.37 vs 0.53 ± 1.96) mg/dL; p = 0.089).Simpulan Pemberian kombinasi ekstrak sambiloto (Andrographis paniculata) dan daun salam (Syzygiumpolyanthum) 2 x 150 mg selama 30 hari menurunkan kadar hs-CRP lebih besar daripada simvastatin 1 x 20mg, tetapi secara statistik tidak signifikan.Kata Kunci : hs-CRP, Andrographis paniculata, Syzygium polyanthum, dislipidemiaAbstractIntroduction Dyslipidemia is risk factor of cardiovascular disease and significantly correlated with increasedhs-CRP concentration. Simvastatin, a sintetic antidyslipidemic drug, decreases hs- CRP concentration. Butlong term use of sintetic drug may cause side effects, so that phytopharmaca is preferably to be consumed.Combination sambiloto extract and salam could decrease proinflammatory cytokines, cholesterol, andtriglyceride. Aim of this study was to compare the effect of combination sambiloto extract and salam withsimvastatin on hs-CRP concentration in dyslipidemic patientsMethods This clinical trial use prospective design. Treated group (n = 15) and control group (n = 15) wereselected by double blind random sampling. Before and after 30 days therapy, blood sample was taken. Datawas analysed with SPSS, p < 0.05 was considered significant.Results There was significant decrease of hs-CRP before and after 30 days therapy in treated group ((3.02 ±3.13 vs 1.67 + 1.37) mg/dL; p = 0.005); meanwhile insignificant decrease was there in control group ((2.78 ±1.97 vs 2.25 ± 2.32) mg/dL; p = 0.285). hs-CRP decrease of treated group was bigger than in control group,but statistically insignificant ((1.35 ± 2.37 vs 0.53 ± 1.96) mg/dL; p = 0.089 mg/dL).Conclusion Combination sambiloto extract (Andrographis paniculata) and salam (Syzygium polyanthum) 2 x150 mg for 30 days decreased hs-CRP concentration lower than simvastatin 1 x 20 mg, but statisticallyi nsignificant.Keywords : hs-CRP, Andrographis paniculata and Syzygium polyanthum, dyslipidemia

Copyrights © 2018