Di Indonesia, kenaikan harga minyak goreng merupakan kejadian yang selalu terjadi menjelang bulan puasa, lebaran atau tahun baru. Namun demikian, pada tahun 2007, kenaikan tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Banyak pihak, baik dari kalangan akademis maupun dari Pemerintah menyatakan bahwa kenaikan tersebut disebabkan oleh naiknya harga CPO di pasar internasional. Ternyata, ketika harga CPO internasional turun, harga minyak goreng di pasar domestik tidak ikut turun. Untuk menguji apakah benar fluktuasi harga minyak goreng di pasar domestik memang disebabkan oleh fluktuasi harga CPO di pasar internasional, kajian ini menggunakan teknik kointegrasi dengan menggunakan data time series dari Januari 2003 sampai ke Desember 2007. Ternyata, hasilnya menunjukkan bahwa harga CPO di pasar internasional tidak berkointegrasi dengan harga minyak goreng di pasar domestik, sehingga dapatlah dimengerti mengapa pergerakan harga CPO internasional tidak sepenuhnya ditransmisikan ke harga minyak goreng di pasar domestik.Kata kunci : market power, teknik kointegrasi, transmisi harga, minyak goreng Indonesia
Copyrights © 2008