Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kombinasi optimal antara konsentrasi katalis KOH dan suhu reaksi untuk mendapatkan yield biodiesel dan nilai kalor tertinggi. Untuk mendapatkan kombinasi optimal antara konsentrasi katalis KOH dan suhu reaksi, maka diperlukan metode optimasi, yakni Response Surface Methodology dengan digunakan dua factorial factors, yakni konsentrasi KOH dan suhu reaksi serta dua responses, yakni yield biodiesel dan nilai kalor. Pada akhir penelitian juga diujikan beberapa karakteristik biodiesel diantaranya massa jenis (densitas), viskositas, kadar air, flash point dan nilai kalor. Hasil optimasi RSM menunjukkan kurva parabola dengan fungsi maksimasi atau biasa disebut strictly concave dengan persamaan model matematis quadratic untuk respon Yield sedangkan respon nilai kalor tidak menunjukkan kurva parabola. Persamaan model matematis yang didapatkan untuk respon yield adalah Y1 = -361,75066 + 298,06346 X1 + 15,36142 X2 + 0,5 X1X2 – 159,4 X12 – 0,14463 X22, dimana: Y1 = Respon Yield , X1 = Konsentrasi KOH (% b/v) , X2 = suhu reaksi (0C), sedangkan persamaan model matematis untuk respon nilai kalor adalah Y2 = 21534,81810 + 2163,76029 X1 – 487,60022 X2 + 69,11980 X1X2 -2709,22080 X12 + 3,84021 X22, dimana Y2 = Respon nilai kalor, X1 = Konsentrasi KOH (% b/v) , X2 = Suhu reaksi (0C). Solusi optimasi yang diberikan RSM menunjukkan titik optimum pada konsentrasi KOH 1,08 % (b/v) dan suhu reaksi 60,110C dengan desirability 0,671. Untuk karakteristik biodiesel yang dihasilkan adalah viskositas 7,356 cst, kadar air 5,6 %, massa jenis 0,864 g/ml, flash point 1350C dan nilai kalor 9864,834 cal/g.
Copyrights © 0000