Ketergantungan penggunaan fly ash terutama fly ash tipe F hasil sisa pembakaran batu bara sebagai bahan tambah pembuatan beton cukup tinggi, akan tetapi tidak semua daerah di Indonesia tersedia bahan ini, seperti di pulau Bengkalis, untuk itu perlu dikembangkan bahan tambah alternatif dengan memperhatikan ketersediaannya di lapangan, yaitu berupa abu sisa pembakaran sampah organik. Penelitian di laboratorium dilakukan dengan variasi subsitusi abu sisa pembakaran sampah organik dengan semen berdasarkan satuan volume. Adapun volume semen yang dikurangi untuk diganti abu sisa pembakaran sampah organik yaitu 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, 25% dan 30% dengan kuat beton rencana yang digunakan yaitu 25 MPa, 30 MPa dan 35 MPa. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh dari penggunaan abu sisa pembakaran sampah organik sebagai subsitusi parsial semen terhadap kuat tekan beton 25 MPa, 30 MPa dan 35 MPa, menyebabkan mutu beton menurun seiring penambahan abu sisa pembakaran sampah organik sehingga abu sisa pembakaran sampah organik tidak direkomendasikan untuk digunakan dalam beton.Kata Kunci - beton, abu sisa pembakaran sampah organik, kuat tekan beton
Copyrights © 2018