Jurnal Al-Khitabah
Vol 4 No 2 (2018)

HEGEMONI HARIAN FAJAR MENJELANG PILPRES 2019 (Studi Analisis Wacana Kritis, Norman Fairclough)

Ahmad Fathur Pahlevi (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Jan 2019

Abstract

Korporasi media raksasa dibawah kepemilikan bojuis, menjual produk ke pasar untuk diperjual belikan. Produk dalam media adalah pembaca, dan pasarnya adalah pengiklan, karenanya tidak mengherankan, gambaran dunia (word view) yang ditampilkan dalam teks beritapun merefleksikan kepentingan yang sempit dan bias, belum lagi kecendrungan politik dan kepentingan kelas yang terasosiasikan dalam institusi media, semakin memperkuat distorsi yang nampak pada teks pemberitaan, dan atas nama emansipasi, menjadi tujuan penelitian ini.Rumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimana surat kabar Fajar memproduksi ideologi melalui wacana sebagai alat hegemoni, priode 1 Agustus 2018 – 4 September 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Paradigma dalam penelitian ini menggunakan paradigma kritis, juga penelitian ini menggunakan pisau analisis wacana kritis Norman Fairlough, yaitu Teks dan Praktik Kewacanaan. Hasil penelitian ini menunjukkan keterlibatan Harian Fajar dalam menghegemoni pembacanya melalu teks berita serta dominasi informasi yang kuat.Implikasi dari hasil penelitian ini, diharapkan mampu mendeskripsikan Harian Fajar secara kritis, untuk membongkar kedok media dalam tindak rekayasa kepatuhan, dan membuka prespektif masyarakat tentang media sebagai lembaga yang tidak netral, sehingga membuka basis konseptual dalam memandang teks media lebih dalam. Dan Implikasi praktis Hasil penelitian ini dimaksudkan sebagai bahan pertimbangan bagi penelitian selanjutnya

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

Publisher

Subject

Description

Jurnal Al-Khitabah diterbitkan oleh Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin ...