Kegiatan produksi merupakan respon terhadap kegiatan konsumsi dimana seorang produsen berusaha untuk melepaskan dirinya dari kefakiran dengan memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan maksimum. Hingga saat ini proses produksi belum seimbang dikarenakan para produsen masih terorientasi oleh laba optimum tanpa memperhatikan kualitas barang hasil produksi.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pemikiran Yusuf Qardhawi dan Karl Marx tentang perilaku produsen. Jenis penelitian ini adalah penelitian literatur dengan pendekatan historis sosiologis. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi. Analisis data menggunakan metode induktif serta teknik komparatif deskriptif.Yusuf Qardhawi berpendapat bahwa produsen melakukan kegiatan produksi karena ibadah kepada Allah. Sedangkan Karl Marx berpendapat bahwa produsen tidak mempunyai kebebasan dalam kepemilikan modal dan alat produksi karena semuanya oleh Negara dan akan kembali kepada Negara.
Copyrights © 2018