ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the effect of carrageenan concentration on the nutritionalvalue of pineapple jelly candy. This study used a Completely Randomized Design (CRD). Five formulations inthe study were K0 (carrageenan of 0.0%), K1 (carrageenan of 0.2%) K2 (carrageenan of 0.4%) K3(carrageenan of 0.6%), and K4 (Carrageenan of 0.8%). The K2 treatment is the most preferred treatment bypanelist with a score of preference for color, aroma, taste, elasticity and texture ie. 3.75 (like), 3.71 (like), 3.98(like), 3.62 (like) and 3.60 (like), respectively. Jelly Candy (K2 sample) had water, protein and fiber contents ie.52.16%, 0.63%, and 0.96%, respectively. Carrageenan can be applied to pineapple jelly candy and can bedeveloped commercially because it had high chemical content and based on organoleptic assessment can beaccepted (preferred) by panelists.Keywords: Pineapple, jelly candy, carrageenanABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi karagenan terhadap mutu nilaigizi permen jelly nanas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Lima formulasii padapenelitian yaitu K0 (karagenan 0,0%), K1 (karagenan 0,2%) K2 (karagenan 0,4%) K3 (karagenan 0,6%), danK4 (Karagenan 0,8%). Perlakuan K2 merupakan perlakuan yang paling disukai penelis dengan skor penilaiankesukaan terhadap warna, aroma, rasa, kekenyalan dan tekstur berturut-turut sebesar 3,75 (suka), 3,71(suka), 3,98 (suka), 3,62 (suka) dan 3.60 (suka).Permen Jelly (sampel K2) memilikikadar air, protein dan seratberturut-turut sebesar 52,16%, 0,63%, dan 0,96%. Karagenan bisa diaplikasikan pada permen jelly nanas dandapat dikembangkan secara komersial karena mempunyai kandungan kimia yang cukup tinggi danberdasarkan penilaian organoleptik dapat diterima (disukai) oleh panelis.Kata kunci: Nanas, permen jelly, karagenanABSTRACTThe purpose of this study was to determine the effect of carrageenan concentration on the nutritionalvalue of pineapple jelly candy. This study used a Completely Randomized Design (CRD). Five formulations inthe study were K0 (carrageenan of 0.0%), K1 (carrageenan of 0.2%) K2 (carrageenan of 0.4%) K3(carrageenan of 0.6%), and K4 (Carrageenan of 0.8%). The K2 treatment is the most preferred treatment bypanelist with a score of preference for color, aroma, taste, elasticity and texture ie. 3.75 (like), 3.71 (like), 3.98(like), 3.62 (like) and 3.60 (like), respectively. Jelly Candy (K2 sample) had water, protein and fiber contents ie.52.16%, 0.63%, and 0.96%, respectively. Carrageenan can be applied to pineapple jelly candy and can bedeveloped commercially because it had high chemical content and based on organoleptic assessment can beaccepted (preferred) by panelists.Keywords: Pineapple, jelly candy, carrageenanABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi karagenan terhadap mutu nilaigizi permen jelly nanas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Lima formulasii padapenelitian yaitu K0 (karagenan 0,0%), K1 (karagenan 0,2%) K2 (karagenan 0,4%) K3 (karagenan 0,6%), danK4 (Karagenan 0,8%). Perlakuan K2 merupakan perlakuan yang paling disukai penelis dengan skor penilaiankesukaan terhadap warna, aroma, rasa, kekenyalan dan tekstur berturut-turut sebesar 3,75 (suka), 3,71(suka), 3,98 (suka), 3,62 (suka) dan 3.60 (suka).Permen Jelly (sampel K2) memilikikadar air, protein dan seratberturut-turut sebesar 52,16%, 0,63%, dan 0,96%. Karagenan bisa diaplikasikan pada permen jelly nanas dandapat dikembangkan secara komersial karena mempunyai kandungan kimia yang cukup tinggi danberdasarkan penilaian organoleptik dapat diterima (disukai) oleh panelis.Kata kunci: Nanas, permen jelly, karagenanABSTRACTThe purpose of this study was to determine the effect of carrageenan concentration on the nutritionalvalue of pineapple jelly candy. This study used a Completely Randomized Design (CRD). Five formulations inthe study were K0 (carrageenan of 0.0%), K1 (carrageenan of 0.2%) K2 (carrageenan of 0.4%) K3(carrageenan of 0.6%), and K4 (Carrageenan of 0.8%). The K2 treatment is the most preferred treatment bypanelist with a score of preference for color, aroma, taste, elasticity and texture ie. 3.75 (like), 3.71 (like), 3.98(like), 3.62 (like) and 3.60 (like), respectively. Jelly Candy (K2 sample) had water, protein and fiber contents ie.52.16%, 0.63%, and 0.96%, respectively. Carrageenan can be applied to pineapple jelly candy and can bedeveloped commercially because it had high chemical content and based on organoleptic assessment can beaccepted (preferred) by panelists.Keywords: Pineapple, jelly candy, carrageenanABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi karagenan terhadap mutu nilaigizi permen jelly nanas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Lima formulasii padapenelitian yaitu K0 (karagenan 0,0%), K1 (karagenan 0,2%) K2 (karagenan 0,4%) K3 (karagenan 0,6%), danK4 (Karagenan 0,8%). Perlakuan K2 merupakan perlakuan yang paling disukai penelis dengan skor penilaiankesukaan terhadap warna, aroma, rasa, kekenyalan dan tekstur berturut-turut sebesar 3,75 (suka), 3,71(suka), 3,98 (suka), 3,62 (suka) dan 3.60 (suka).Permen Jelly (sampel K2) memilikikadar air, protein dan seratberturut-turut sebesar 52,16%, 0,63%, dan 0,96%. Karagenan bisa diaplikasikan pada permen jelly nanas dandapat dikembangkan secara komersial karena mempunyai kandungan kimia yang cukup tinggi danberdasarkan penilaian organoleptik dapat diterima (disukai) oleh panelis.Kata kunci: Nanas, permen jelly, karagenan
Copyrights © 2018