Jurnal Ergonomi dan K3
Vol 3, No 2 (2018): September 2018

Redesain Fasilitas Tangga Sebagai Evaluasi Ergonomi dengan Kerangka Ideas dan Analisis Posture Evaluation Index pada Objek Wisata Muria Kudus

Heru Prastawa (Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro)
Manik Mahachandra (Unknown)
Ratna Purwaningsih (Unknown)
Eko Satriyo (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Jan 2019

Abstract

Tangga, sebagai bagian bangunan yang menghubungkan antar ruangan, sebenarnya sudah dilengkapi dengan standar SNI dalam panduan perancangannya. Namun dalam aplikasinya, masih ada rancangan tangga yang kurang ergonomis dan menimbulkan potensi bahaya, seperti pada lokasi objek wisata Muria Kudus. Jalur pendakian ini memiliki kurang lebih 400 anak tangga, dengan jarak sekitar satu kilometer. Studi ini dilakukan sebagai upaya evaluasi ergonomi pada kondisi tersebut. Berdasarkan hasil kuesioner pendahuluan yang disebarkan pada 30 orang wisatawan dan analisis Posture Evaluation Index (PEI), diketahui bahwa rancangan tangga menyebabkan wisatawan mengalami tekanan berlebih pada otot skeletal yang meliputi punggung, pinggang, dan otot-otot bagian bawah. Penelitian kemudian dilanjutkan dengan simulasi dan Task Analysis Toolkit (TAT) pada Virtual Environment postur aktual dengan perangkat lunak Jack 8.2. Lalu diaplikasikan empat macam konfigurasi desain tangga usulan dengan kombinasi ketinggian pegangan tangan dan ketinggian anak tangga, sesuai SNI 03-1746-2000. Berdasarkan perhitungan ulang nilai PEI dan analisis TAT pada kondisi perbaikan disimpulkan bahwa konfigurasi 10-96 merupakan yang terbaik. Dengan mengaplikasikan solusi praktis ini, maka potensi cedera otot-rangka pada wisatawan yang berkunjung di objek wisata Muria Kudus dapat diminalisir.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

ergonomik3

Publisher

Subject

Industrial & Manufacturing Engineering Public Health

Description

Jurnal Ergonomi dan K3 diterbikan 2 kali setahun, bulan Maret dan September. Topik makalah untuk jurnal Ergonomi dan K3 meliputi namun tidak terbatas pada: antropometri, biomekanika, fisiologi, lingkungan kerja, ergonomi kognitif, ergonomi budaya, keselamatan dan kesehatan ...