Gelar : Jurnal Seni Budaya
Vol 13, No 2 (2015)

PERUBAHAN BENTUK SAJIAN MIDANG PADA MASYARAKAT MORGESIWE KECAMATAN KAYUAGUNG KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR

H., Heryanto (Universitas PGRI Palembang Jl.Jend.A.Yani, Lrg.Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang 30263)



Article Info

Publish Date
17 Oct 2016

Abstract

Penelitian yang berjudul “Transformasi Sajian Midang Pada Masyarakat Morgesiwe Kecamatan KayuagungKabupaten Ogan Komering Ilir” ini, dimaksudkan sebagai bentuk pelestarian dan sumber informasi tentangseni budaya khususnya di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Beberapa pendekatan sosiologi digunakan untukmembedah dan mengarahkan mengungkap fakta-fakta dan fenomena yang terdapat pada kesenian Midang.Berdasarkan fenomena yang ada, penelitian ini bertujuan untuk mengetahuibagaimana perubahan bentuk dariMidang Mabang Handak menjadi Midang Bebuke. Untuk mengungkap masalah tersebut menggunakanmetodekualitatif dan teori transformasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi pustaka/visual, observasidan wawancara. Selanjutnya dilakukan analisis data dengan mengkomparasi dan menyimpulkan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa perubahan bentuk Midang ini disebabkan oleh hilang Perkawinan Mabang Handak padaera 60an dan selanjutnya pada awal 70 an terjadi kesepakatan antara seniman, adat dan pemerintah sertamuda-mudi yang mewakili setiap tiyuh (kampung) nya untuk membangun kembali Midang dari ranah adatperkawinan ke ranah hiburan. Perubahan bentuk Midang Mabang Handak menjadi Midang Bebuke dapatditunjukkan dari ketiga bagiannya. Pertama, sepasang pengantin diganti menjadi sepasang muda-mudi inti.Kedua peserta Midang yang berasal dari kerabat sepasang pengantin diganti menjadi peserta Midang darikelurahan setempat, dan diperkuat oleh perbedaan busana pesertanya. Ketiga, perubahan dapat dilihat darirepertoar lagu-lagu musik tanjidornya.Kata kunci: perubahan bentuk (tranformasi), Midang Mabang Handak, Midang Bebuke.

Copyrights © 2015