Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan
Vol 3, No 2 (2008): DESEMBER (2008)

CO-MANAGEMENT SUMBERDAYA LAUT PELAJARAN DARI PENGELOLAAN MODEL CO-FISH DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR, PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT

Ratna Indrawasih (Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan -LIPI)



Article Info

Publish Date
21 Jul 2017

Abstract

Secara teoritis, praktek pengelolaan sumberdaya laut secara co-management lahir sebagai kritik terhadap pengelolaan yang bersifat sentralistik, seperti yang selama ini dipraktekkan di Indonesia dan community-based management. Kedua praktek pengelolaan sumberdaya laut ini memiliki kelemahan, yang diantaranya disebabkan oleh ketiadaan sinergi antara pemerintah dengan masyarakat (user group). Praktek co-management sebagai alternatif untuk mendorong terjadinya sinergi antar semua stakeholder terkait dalam pengelolaan sumberdaya laut. Penelitian ini mencoba mempelajari penerapan Co-fish di Kabupaten Lombok Timur- Nusa Tenggara Barat, yaitu pengelolaan sumberdaya laut yang dilakukan dengan pendekatan co-management dengan melibatkan stakeholder terkait. Bagaimana mekanisme dan dampaknya terhadap masyarakat binaannya serta bagaimana kekuatan dan kelemahannya yang didasarkan pada prinsip pendekatan co-management. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif. Tittle: Co-management of Marine Resource : Lesson Learnt from the Management Model of Co-Fish in Lombok Timur District, Nusa Tenggara Barat Province.Theoritically, the practice of marine resource management was created as a criticied of centralistic management wich being, that was practiced in Indonesia for a long time , and community-based management. Both of these practices of marine resource management have weaknesses, caused by the inexistance of cooperation between government and society (user group). actice of co-management is an alternative option to push a cooperation among all of related stakeholder in marine resourcemanagement. The research to study the implementation of Co-Fish in Lombok Timur District, Province of Nusa Tenggara Barat. Marine resources management was carried out by co-management approach involving related srakeholders. The mechanism and impact of the implementation of Co-fish to the society, and how the strengths and weaknesses of Co-fish based on principal of co-management approach were analsed with qualitative approach.

Copyrights © 2008






Journal Info

Abbrev

sosek

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Economics, Econometrics & Finance Environmental Science Social Sciences

Description

Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan merupakan Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, dengan tujuan menyebarluaskan hasil karya tulis ilmiah di bidang Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan. Artikel-artikel yang dimuat diharapkan dapat ...