Proses pendidikan tidak terlepas dari kegiatan belajar mengajar di kelas. Kegiatan belajar mengajar sangat ditentukan oleh kerjasama antara guru dan siswa. Guru dituntut untuk mampu menyajikan materi pelajaran dengan optimum. Oleh karena itu diperlukan kreatifitas dan gagasan yang baru untuk mengembangkan cara penyajian materi pelajaran di sekolah. Kreativitas yang dimaksud adalah kemampuan seorang guru dalam memilih metode, pendekatan, dan media yang tepat dalam penyajian materi pelajaran. Guru harus berusaha memotivasi siswa mampu berpikir kritis agar dapat menyampaikan gagasannya dengsan berbicara atau menyampaikan pendapatnya lewat diskusi dan dapat menuliskan dalambentuk kalimat yang baik dan benar agar berhasil dalam belajar. Untuk itu guru harus cermat memilih metode yang tepat. Salah satu model yang digunakan adalah Metode Strategi Think-Talk-Write. Tujuan diadakan penelitian tindakan kelas (PTK) ini untuk mengetahui sejauh mana Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia menggunakan Strategi Think Talk Write. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus. Dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan kemampuan siswa dengan mencapai standar ideal. Dari 57,5% pada Siklus l, dapat meningkat pada siklus 2 menjadi 70,5 % dan siklus 3 mencapai 85,%,dan secara klasikal telah mencapai ketuntasan. Penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa hasil belajar Bahasa Indonesia kelas VI telahtercapai ketuntasan 100 %, dengan demikian penerapan pembelajaran dengan Strategi Think Talk Write efektif dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia kelas VI SDN 3 Singotrunan Banyuwangi.
Copyrights © 2017