Laba, seringkali dijadikan dasar ukuran prestasi untuk mengambarkan keberhasilan atau kegagalan operasi perusahaan dalam upaya mencapai tujuannya. Meskipun demikian, sebenarnya laba yang besar belum tentu merupakan ukuran perusahaan telah bekerja dengan efisien. Efisiensi baru dapat diketahui apabila laba dibandingkan dengan kekayaan atau investasi yang digunakan untuk menghasilkan laba tersebut dalam suatu rasio yang disebut rasio profitabilitas. Dalam menjalankan aktifitasnya, perusahaan tentu mengeluarkan biaya-biaya, diantaranya adalah biaya operasional, dimana variabel ini bersifat fluktuatif seiring dengan perkembangan di lingkungan industri nasional. Dampak dari perubahan lingkungan juga sering mempengaruhi variabel persediaan, dimana persediaan merupakan faktor penting dalam perusahaan yang diperlukan untuk mengantisipasi ketidaksempurnaan pasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh biaya operasional dan perputaran persediaan terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur subsektor pertambangan batubara yang terdaftar di BEI periode 2011 sampai dengan 2013. Penentuan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling dan analisis dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa secara parsial variabel biaya operasional (X1) tidak berpengaruh terhadap profitabilitas (Y) dimana nilai sig t 0,578 > 0,05 dan variabel perputaran persediaan (X2) secara parsial tidak berpengaruh terhadap profitabilitas (Y) dengan nilai sig t 0,689 > 0,05.
Copyrights © 2016