Penelitian ini menguji pengaruh kepemimpinan transaksional dan motivasi terhadap kinerja pegawai negeri sipil pada Badan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Malang serta untuk mengetahui many diantara kepemimpinan transaksional dan motivasi yang mempunyai pengaruh lebih dam/non terhadap kinerja. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kepemimpinan transaksional dun mativasi secara sinnultan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai dan kepemimpinan transaksional yang mempunyai pengaruh lebih dominan. Implilcasi penelltlan ini akan nzemberikan masukan pada Badan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Malang bersama jajarannya baik pimpinan maupun staf dalam rangka penyelesaian pekerjaan yang lebih optimal dengan kinerja yang tinggi harus terus-menerus meningkatkan kemampuan pegawainya dengan cara memberi kesempatan dan mendorong pegawai untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan seperti mengikutkan pegawai dalam pelatihan pelatihan teknis dan penjenjangan kepangkatan. serta menempuh pendidikan formal yang lebih tinggi.
Copyrights © 2003