Keputusan untuk penetapan metode pengakuan pendapatan terhadap laporan keuangan harus disesuaikan dengan kondisi perusahaan dan juga harus mengacu pada Standar Akuntansi Keuangan dan Norma Pelaporan Akuntan yang kedua dari Norma Pemeriksaan Akuntan mengenai konsistensi. Prinsip Akuntansi menghendaki pemakaian prosedur-prosedur akuntansi yang sama dari waktu ke waktu dan pemakaian konsep-konsep dalam prosedur penguuuan pos-pos yang berhubungan dalam laporan keuangan untuk suatu periode tertentu. Konsistensi dapat menjadi kendala bagi perusahaan apabila terdapat data dari suatu deret waktu tidak diukur dan tidak diklasifikasikan dengan cara yang sama sehingga akan menimbulkan kesulitan dalam membuat prediksi, sekaligus menimbulkan Penyajian Laporan Keuangan yang tidak wajar.
Copyrights © 2004