Penelitian ini disusun untuk mengindikasi keberadaan manajemen laba di sekitar IPO. Hal yang mendorong manajemen laba dalam pengungkapan laporan keuangan tahunan adalah adanya motivasi peningkatan nilai perusahaan di mata investor. Sehingga pihak manajemen cenderung terdorong untuk memilih prosedur akuntansi yang merekayasa pengungkapan laba. Studi ini menggunakan angka akuntansi yang termuat di dalam laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta yang bagi investor dan calon investor dianggap sebagai sumber kemakmuran. Komponen kebijakan dalam bentuk discretional accruals dari total akrual lebih tepat dipergunakan untuk mengungkap rekayasa laba, mengingat manajemen lebih tertarik pada laba sebelum pajak untuk memasukkan dampak dari akun akrual. Penelitian mengident kasi adanya kecenderungan manajemen melakukan earnings mangement (manajemen laba) setelah IPO. Sebagian dari penelitian ini harus dikemukakan dengan asumsi periode terjadinya manajemen laba dan saat terjadinya pembalikan akrual. Lewat penelitian ini diketahui pengaruh kandungan informasi dalam penjabaran kebijakan akrual terhadap periode keputusan manajemen melakukan IPO, dalam konotasi Indonesia (yaitu perusahan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta).
Copyrights © 2003