Dalam memahami informasi akuntasi keuangan, seorang manajer perusahaan kecil memerlukan proses belajar, dalam hal ini manajer dapat belajar melalui orang lain yang lebih berpengalaman satu dari kegagalan masa lalu. Dengan bercermin pada kegagalan masa lalu membuat manajer termotivasi untuk mengelola perusahaan agar lebih baik dari sebelumnya. Manajer mempunyai tanggung jawab dalam membantu dan mempengaruhi tingkah laku bawahannya, agar mereka dapat melaksanakan tugas secara efektif dan efisien. Pemimpin yang efektif harus memiliki kepribadian yang baik sebagai tauladan para bawahannya dalam menjalankan usahanya sehingga tercipta tujuan yang diinginkan. Faktor proses belajar, motivasi dan kepribadian merupakan faktor internal yang mempengaruhi persepsi manajer perusahaan kecil. Faktor internal sangat dibutuhkan untuk mendorong pengusaha kecil agar mampu bertahan di dalam dunia usaha persaingan. Secara simultan variabel proses belajar, motivasi dan kepribadian berpengaruh terhadap persepsi pengusaha kecil atas informasi akuntansi keuangan. Untuk variabel persepsi pengusaha kecil dari hasil pengujian diketahui berpengaruh terhadap keberhasilan perusahaan kecil.
Copyrights © 2006