Penelitian ini adalah menganalisis perbedaan kinerja perusahaan berdasarkan perpindahan kelompok fraksi saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penilaian kinerja perusahaan diartikan sebagai suatu proses atau sistem penilaian mengenai pelaksanaan kemampuan kerja suatu perusahaan berdasarkan standar yang telah ditetapkan, dimana dengan adanya perpindahan pada kelompok fraksi saham maka akan berhubungan langsung dengan kinerja perusahaan. Variabel kinerja perusahaan yang terdiri dari kinerja keuangan, kinerja saham dan resiko investasi. Sedangkan kinerja Independennya adalah status perpindahan kelompok fraksi saham yaitu berpindah dan tidak berpindah. Sampel yang digunakan adalah 105 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2007, 2008 dan 2009. Uji normalitas yang digunakan adalah uji one sample kolmogorov sminorv test (K-S test) karena hasil data normal maka diteruskan dengan menggunakan uji non-parametrik Mann Whitney-U Test. Setelah dilakukan penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada 9 rasio kinerja perusahaan (CR, GPM, OPM, Leverage, DER, EPS, DPS, PER dan Dividen Payout) yang hasilnya signifikan artinya ada perbedaan kinerja perusahaan berdasarkan perpindahan kelompok fraksi saham dan 5 rasio kinerja perusahaan (ROI, ROE, Inventory Turnover, PBV dan Dividen Yield) yang hasilnya tidak signifikan artinya tidak ada perbedaan kinerja perusahaan berdasarkan perpindahan kelompok fraksi saham. Hal ini diduga terjadi karena faktor teknikal yaitu kondisi politik, tingkat inflasi dan lain-lain.
Copyrights © 2010