Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti bagaimanakah kinerja penerapan Supply Chain Management pada PT. Gelora Djaja Surabaya. Metode pengambilan sampling yang digunakan adalah non probability sampling dengan teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Kriteria sampel yang digunakan adalah karyawan pada tingkatan manajer, supervisor dan staf yang telah bekerja di PT. Gelora Djaja minimal dua tahun pada sub bagian yang sama. Hasil perhitungan akhir kinerja supply chain Gelora Djaja menunjukkan bahwa kinerja penerapan supply chain management di perusahaan saat ini secara keseluruhan cukup baik untuk skala 0 -100 tetapi masih kurang maksimal. Metrik-metrik dengan skor diatas atau sama dengan 70 adalah metrik sales estimate inaccuracy, production estimate inaccurac, inventory inaccuracy for outer pack, inventory inaccuracy for doos slof inventory inaccuracy for carton box, inventory inaccuracy for finished product, inventory level for doos slof inventory level for carton box, frequency of meeting PPIC, dan planning cycle time untuk ruang lingkup plan. Metrik pada ruang lingkup source dengan skor tinggi adalah metric source fill rate, incorrect delivery quantity for packaging, new design order cycle time for packaging, source responsiveness, minimum order quantity for oter pack, minimum order quantity fordoos slof dan minimum order quantity for carton box. Skor tinggi pada ruang lingkup make adalah metrik machine repair time dan make quantity flexibility. Dalam ruang lingkup deliver yang memiliki skor tinggi antara lain metrik fill rate, stockout probability, perfect order fulfillment, frequency of claim, delivery lead time for java areas dan back order. Sedangkan pada ruang lingkup return terdapat metrik customer complain dan return rate of finished product yang memiliki skor tinggi.
Copyrights © 2010