Beberapa penelitian tentang perilaku organisasi menyajikan penemuan empiris tentang pengaruh keadilan distributif dan keadilan prosedural terhadap kepuasan kerja, seperti halnya kepuasan kerja dengan keinginan berpindah. Namur hinga saat iti belum adanya usaha untuk menguji efek keadilan distributif dan keadilan prosedural terhadap keinginan berpindah, dan bagaimana pengaruhnya apabila efek tersebut di mediasi oleh kepuasan kerja karyawan. Hipotesa yang diambil dalam penelitian ini ada enam yaitu, yang pertama variabel keadilan distributif berpindah berpengaruh terhadap kepuasan kerja, yang kedua keadilan distributif berpengaruh terhadap keinginan berpindah, yang ketiga kepuasan kerja merupakan variabel mediating antara keadilan distibutif dengan keinginan berpindah, variabel keadilan prosedural berpindah berpengaruh terhadap kepuasan kerja, yang kedua keadilan prosedural berpengaruh terhadap keinginan berpindah, yang ketiga kepuasan kerja merupakan variabel mediating antara keadilan prosedural dengan keinginan berpindah. Dengan menggunakan metode analisis jalur, hipotesa yang pertama telah terbukti kebenarannya, hal tersebut dapat dilihat dengan melihat t hit,mg 3,069 >2,0423 Ttabel, hipotesa yang kedua tidak dapat terbukti kebenarannya hal ini dapat dilihat dengan thig 1,416 < 2,0423 Ttahe1, hipotesa yang ketiga juga tidak terbukti kebenarannya hal ini dapat dilihat dengan kepuasan kerja yang tidak signifikan (0,525 > 0,05), hipotesa keempat dapat diterima kebenarannya hal ini dapat dilihat t hitung 4,559 > 2,0423 Ttabel, hipotesa kelima tidak terbukti kebenarannya hal ini dapat dilihat dari t hitting - 0,479 > - 2,0423 Ttahei, hipotesa keenam telah terbukti kebenarannya hal ini dapat dilihat signifikansi kepuasan kerja sebesar dari t hitung 0,047 < 0,05 Ttabel.
Copyrights © 2008