Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan
Vol 5, No 2 (2010): Desember 2010

Pengaruh Dekantasi Filtrat pada Proses Ekstraksi Alginat dari Sargassum sp. terhadap Mutu Produk yang Dihasilkan

Subaryono Subaryono (Balai Besar Penelitian Pengembangan Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan)
Siti Nurbaity Kartika Apriani (Balai Besar Penelitian Pengembangan Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan)



Article Info

Publish Date
19 Dec 2010

Abstract

Penelitian pengaruh dekantasi filtrat pada proses ekstraksi alginat dari Sargassum sp.terhadap mutu produk telah dilakukan. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kualitas alginate yang umumnya rendah, khususnya dalam hal parameter kandungan bahan tidak larut air dan viskositasnya. Upaya perbaikan dilakukan dengan perlakuan dekantasi filtrat hasil penyaringan pada proses ekstraksi alginat dengan variasi waktu dekantasi 1, 2, dan 3 jam. Penelitian dilakukan dengan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi total bahan tidak larut air, viskositas, derajat putih, kadar air, kadar abu, dan rendemen. Data dianalisis dengan uji sidik ragam dan uji jarak berganda D uncan. H as il penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dekantasi filtrat dapat meningkatkan kualitas alginat dengan menurunkan kadar bahan tidak larut air dari 9,46% menjadi 1,70% dan meningkatkan viskositas alginat dari 131 cP menjadi 746 cP. Proses dekantasi filtrat berpengaruh nyata terhadap penurunan rendemen dan peningkatan kadar air alginat yang dihasilkan tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar abu dan derajat putihnya

Copyrights © 2010






Journal Info

Abbrev

jpbkp

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Environmental Science

Description

JPBKP is a scientific resulted from research activities on marine and fisheries product processing, food safety, product development, process mechanization, and biotechnology. Published by Research Center for Marine and Fisheries Product Processing and Biotechnology, Ministry of Marine Affairs and ...