Latar belakang: Perkembangan psikologi yang salah akibat dari pola keluarga yang patogenik yang akan mem-berikan dampak persaingan antar saudara yang kurang sehat. Banyak orang tua yang tanpa sadar telah menem-patkan salah satu anak sebagai yang dikalahkan untuk melerai suatu perkelahian antar saudara. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian sibling rivalry pada anak usia 1-5 tahun di Desa Bejen Kecamatan Bejen Kabupaten Temanggung tahun 2013. Metode: Jenis penelitian analitik dengan metode cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu yang mempunyai anak usia 1-5 tahun dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 32 responden diperoleh 9 (28.1%) responden menerapkan pola asuh autoritatif, 6 (18.8%) responden menerapkan pola asuh otoriter, dan 17 (53.1%) responden menerapkan pola asuh permisif. Terdapat 18 anak (56.2%) mengalami sibling rivalry dan 14 anak (43.8%) tidak mengalami sibling rivalry. Hasil analisa chi-Square dengan α (0.05) didapatkan nilai ρ=0.000. Kesimpulan: ada hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian sibling rivalry pada anak usia 1-5 tahun. Dengan kekuatan korelasi 0,608 yang menyatakan kuat.
Copyrights © 2013