Buletin Eboni
Vol 13, No 2 (2016): Info Teknis Eboni

Uji Jarak Tanam pada Tanaman Eucalyptus pellita F. Muel di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan

Imam Muslimin (Balai Litbang Lingkungan Hidup dan Kehutanan Palembang)
Suhartati Suhartati (Balai Litbang Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar)



Article Info

Publish Date
12 Dec 2018

Abstract

Eucalyptus pellita F. Muell., merupakan salah satu jenis tanaman yang dikembangkan pada HTI Pulp di Pulau Sumatera. Untuk meningkatkan produktivitas jenis tanaman tersebut, maka perlu menemukan klon yang terbaik dan teknik silvikultur melalui uji coba penanaman di lapangan. Penelitian terdahulu  dipilih salah satu  klon E. pellita yang terbaik asal dari Kebun Benih Semai (KBS) Pelaihari, Kalimantan Selatan.  Benih dari klon  merupakan  keturunan pertama (E. Pellita  F1),  untuk pengembangan klon ini perlu uji coba penanaman di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ukuran jarak tanam yang terbaik untuk pertumbuhan tanaman E. Pellita. Lokasi penelitian di Kemampo, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Acak Berblok dengan  perlakuan ukuran  jarak tanam  yaitu;  2 m x 3 m;  3 m x 3 m dan    3 m x 4 m.  Hasil penelitian menunjukkan ukuran jarak tanam  berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan  E. pellita   setelah mencapai umur  4 tahun.  Ukuran jarak tanam yang terbaik untuk  klon E. pellita  adalah 2 m x 3 m, pada umur 4 tahun dapat  mencapai pertumbuhan tinggi 16,9 m, diameter batang 14,1 cm, persen tumbuh  sebesar 69,9 %,  volume  245,6 m3/ha dan riap 53,9 m3/ha/tahun.

Copyrights © 2016