Kabupaten Tana Toraja memiliki objek wisata budaya yang populer setelah Provinsi Bali, menarik untuk dikunjungi karena masih konsisten melakukan adat istiadatnya yang unik dan memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjungnya. Namun selama ini, pemerintah setempat masih kurang menyiapkan objek wisata alam melalui pemanfaatan potensi jasa lingkungan yang dimiliki. Membangun objek wisata alam merupakan tindakan mendukung keberlangsungan kunjungan wisata tetap tinggi karena adanya peningkatan variasi objek wisata terutama terhadap pengunjung yang telah merasa jemu atau kurang berminat terhadap objek wisata budaya yang ada. Pemanfaatan bentang alam (landscape) yang ada atau jenis tanaman yang berhubungan dengan budaya untuk membangun objek wisata alam, berpeluang berhasil karena masyarakat telah mengenalnya dengan baik, hanya menunggu fasilitator dan pendampingan dari pemerintah. Pembangunan objek wisata alam berupa hutan wisata, agrowisata, hutan kota, taman wisata, taman koleksi jenis tanaman obat, bambu setum, selain menjadi objek wisata juga merupakan upaya melestarikan lingkungan hidup di wilayah hulu DAS Saddang.
Copyrights © 2016