MIMO-OFDM adalah gabungan teknologi smart antena (Multiple input multiple output) dan teknologi multplexing (Orthogonal frequency division multiplexing). Teknik MIMO mampu meningkatkan troughput data dan range (jangkauan) komunikasi tanpa lebar pita (bandwidth) frekuensi dan daya pancar tambahan dimana kanal paralel independen diubah dalam domen spatial. sedangkan OFDM merupakan teknik transmisi multi carrier (banyak frekuensi) yang mengefisienkan bandwidth. Dimana tiap frekuensi adalah orthogonal satu sama lain, sehingga terjadinya overlapping tidak menyebabkan interferensi, OFDM dapat mengubah kanal multipath fading frekuensi selektif menjadi kanal flat fading, space time block code (STBC) digunakan sebagai teknik pengkodean untuk mendapatkan kualitas sinyal setinggi mungkin pada pengirim dan penerima. Kenerja sistem dilihat pada pengukuran skema STBC alamouti 2x2 pada sistem MIMO-OFDM berbasis wireless open access research platform (WARP) pada kondisi lingkungan (indoor dan outdoor), Dengan asumsi skema LOS tidak memiliki lintasan multipath antara TX dan RX. Hasil pengukuranmenampilkan grafik perbandingan bit error rate (BER) pada saat kondisi indoor dan outdoordengan perubahan jarak 4 meter, 5 meter, dan 6 meterhasil pengukuran pada saat nilai BER = -35 dBm pada jarak 4 meter pada kondisi outdoor menghasilkan nilai BER = 7.083x10-3 sedangkan pengukuran indoor nilai BER = 1.458x10-3 dari hasil pengukuran skema STBC sistem MIMO-OFDM pada saat kondisi outdoor lebih jelek di bandingkan dengan kondisi indoor
Copyrights © 2018