Selama ini, energi getaran gempa yang besar pada struktur gedung diatasi secara konvensional dengan meningkatkan kekuatan, kekakuan dan kapasitas deformasi in-elastik terhadap persyaratan keamanan beban dengan mengkombinasikan komponen struktur seperti dinding geser (shear walls), braced frames, kerangka penahan momen, diafragma dan rangka batang horisontal. Saat ini telah dikembangkan metode baru untuk mengatasi energi getaran gempa yang besar dengan cara memasang peredam getaran eksternal. Terdapat beberapa tipe peredam getaran eksternal salah satunya Bracing Viscous Damper. Peredam ini akan mendisipasi energi gempa yang masuk ke dalam struktur. Energi yang terdisipasi selanjutnya akan mempengaruhi respon dan kinerja struktur gedung.
Penelitian ini akan mengkaji pengaruh peredam getaran eksternal tipe Bracing Viscous Damper terhadap respon dan kinerja struktur gedung menggunakan analisis Nonlinier Pushover yang evaluasi kinerjanya merujuk pada SNI 03-1726-2012, ATC-40, dan FEMA-273.
Hasil analisis diperoleh: (1) Peredam eksternal mereduksi besar simpangan lateral sebesar 9.58% dan simpangan time history struktur gedung sebesar 58%, (2) Mereduksi Story Driff sebesar 22.9%, (3) Mereduksi gaya geser tingkat (Shear Story) sebesar 53.5%. Kinerja struktur gedung ber-peredam lebih baik jika dibanding tanpa peredam, hal ini tercermin dari titik kinerja struktur (Performance Point) yang diperoleh dari analisis Pushover. Berdasarkan batas kinerja menurut ATC-40 struktur ber-peredam masuk pada level Immediate Occupancy (IO) dan tanpa peredam masuk pada level Demage Control.
Copyrights © 2018