Jurnal Penginderaan Jauh dan Pengolahan Data Citra Digital
Vol. 10 No. 1 Juni 2013

PENGEMBANGAN METODE PENDUGAAN KEDALAMAN PERAIRAN DANGKAL MENGGUNAKAN DATA SATELIT SPOT-4 STUDI KASUS: TELUK RATAI, KABUPATEN PESAWARAN (METHODE DEVELOPMENT FOR SHALLOW WATER DEPTH BATHYMETRIC ESTIMATION USING SPOT-4 SATELLITE DATA, A CASE STUDY: RATAI BAY, PESAWARAN DISTRICT)

Muchlisin Arief (Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh, Lapan)
Maryani Hastuti (Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh, Lapan)
Wikanti Asriningrum (Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh, Lapan)
Ety Parwati (Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh, Lapan)
Syarif Budiman (Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh, Lapan)
Teguh Prayogo (Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh, Lapan)
Rossi Hamzah (Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh, Lapan)



Article Info

Publish Date
14 Apr 2014

Abstract

Pendugaan batimetri perairan dangkal menggunakan data satelit penginderaan jauh semakin umum dilakukan. Namun, ketika metode tersebut diimplementasikan untuk wilayah dengan lingkungan yang berbeda, maka hasilnya menunjukkan adanya penyimpangan. Untuk meminimalkan penyimpangan tersebut, maka dilakukan penggabungan informasi diperoleh dari pengukuran lapangan dengan nilai reflektansi citra satelit SPOT-4. Pada makalah ini diusulkan pengembangan metode pendugaan kedalaman perairan didasarkan pada fungsi korelasi antara nilai kedalaman dari hasil pengukuran langsung menggunakan alat “handheld echo-sounder” dengan penjumlahan resultante nilai reflektansi (band1 dan band3). Algorithma pendugaan batimetri di perairan dangkal di Teluk Ratai terdiri dari metode thresholding dan fungsi korelasi. Nilai threshold (T) untuk kedalaman 0.5 meter ditentukan dari pengamatan grafik fungsi korelasi polynomial ordre lima dan besarnya adalah 0.35

Copyrights © 2013