Latar belakang: Stroke terjadi dengan tiba-tiba tetapi memberikan dampak jangka panjang seperti, kecacatan, masalah emosional, depresi dan juga perubahan dalam hubungan sosial. Disfungsi pada pasien stroke menimbulkan pengaruh secara psikologis maupun sosial pada pasien, seperti timbulnya perasaan rendah diri, perasaan tidak beruntung, perasaan ingin memperoleh kembali kemampuan yang menurun, perasaan berduka, cemas dan putus asa, dimana hal tersebut merupakan tanda dan gejala efikasi diri yang rendah. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan efikasi diri pasien pasca stroke di RSUD Gambiran Kediri. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional study. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 pasien stroke. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah efikasi diri pasien pasca stroke. Variabel bebas dalam penelitian ini berupa karakteristik pasien stroke dan dukungan keluarga. Analisis yang dilakukan berupa uji univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi square. Hasil: Variabel yang berhubungan dengan efikasi diri pasien pasca stroke (p<0.05) dalam penelitian ini adalah status perkawinan, jenis stroke, serangan stroke dan dukungan keluarga. Simpulan dan saran: Terdapat hubungan status perkawinan, jenis stroke, serangan stroke dan dukungan keluarga dengan efikasi diri. Perlu adanya penentuan variabel yang paling berpengaruh terhadap efikasi diri.
Copyrights © 2018