Greget
Vol 16, No 1 (2017)

REINTERPRETASI SUPRIYADI PADA TARI BALADEWA DALAM PERTUNJUKAN LENGGER

Iva Catur Agustina (Program Studi Seni Tari Fakultas Seni Pertunjukan ISI Surakarta)
Wahyu Santoso Prabowo (Program Studi Seni Tari Fakultas Seni Pertunjukan ISI Surakarta)



Article Info

Publish Date
28 Jan 2019

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ide garap serta proses reinterpretasi Supriyadi pada Tari Baladewa dalam pertunjukan lengger. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengalamannya sebagai penari maupun koreografer, kreativitas tersebut diwujudkan dalam motif gerak Tari Baladewan. Gerak-gerak tersebut terinspirasi dari Tari Baladewayang terdapat pada lenggerdandipengaruhi olehketubuhan Supriyadi pada tari gaya Yogyakarta, Surakarta, Banyumas dan Sunda. Tari Baladewan diiringi dengan gending Kulu-Kulu atau Cindung Cina yang juga merupakangendhing untuk mengiringi Tari Baladewa dalam kesenianlengger.Kata kunci: Baladewan, Reinterpretasi, Kreativitas. Abstract This study aims to examine the idea of working and reinterpretation of Supriyadi in Baladewa Dance in a lengger performance. The results of this study indicate that his experience as a dancer and choreographer, creativity is embodied in motion motion Baladewan Dance. The movements are inspired by Baladewa dance found on lengger and influenced by Supriyadi’s body in Yogyakarta style dances, Surakarta, Banyumas and Sunda. Baladewan dance is accompanied by Kulu-Kulu or Cindung gending of China which is also a gendhing to accompany Baladewa Dance in lengger arts.Keyword: Baladewan, Reinterpretation, creativity.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

greget

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Greget focuses on theoretical and empirical research in the Dance Arts. The journal welcomes the submission of manuscripts with the theoretical or empirical aspects from the following broadly ...