Menurut data Riskesdas 2011 terjadi penurunan konsumsi buah dan sayur di daerah perkotaan, padatahun 2010 konsumsi buah dan sayur berkisar 65%, tetapi pada tahun 2011 menurun menjadi 43,50%sedangkan konsumsi makanan-makanan siap saji mengalami peningkatan dari 35,56% pada tahun2010 menjadi 73,61%.Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan survei yang bertujuan untuk mengetahuigambaran pengetahuan dan sikap keluarga tentang konsumsi makan buah dan sayur pada balitasetiap hari di wilayah kerja Puskesmas Talang Banjar Kota Jambi Tahun 2015. Populasi dalampenelitian ini berjumlah 1.904 kepala keluarga. Pengambilan sampel dalam penelitian inimenggunakan teknik Proportional Random Sampling (Acak berdasarkan jatah populasi dalam wilayahkerja) dengan jumlah sampel sebanyak 42 Sampel. Pengumpulan data melalui pengisian kuesionertelah dilaksanakan bulan September 2015, bertempat di wilayah kerja Puskesmas Talang Banjar KotaJambi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat.Hasil penelitian didapatkan bahwa, sebagian besar mempunyai pengetahuan kurang baik tentangkonsumsi buah dan sayur sebanyak 20 responden (47,62%), pengetahuan cukup sebanyak 13responden (30,95%) dan pengetahuan baik sebanyak 9 responden (21,43%).sebagian besarmempunyai sikap negatif tentang konsumsi makan buah dan sayur pada balita setiap hari sebanyak23 responden (54,76%). Sedangkan responden yang mempunyai sikap positif sebanyak 19responden (45,24%).Diharapkan kepada pihak Puskesmas Talang Banjar agar mempertahankan atau bahkanmeningkatkan peran aktif tenaga kesehatan maupun kader-kader kesehatan untuk memberikaninformasi-informasi kepada masyarakat mengenai manfaat makan buah dan sayur pada balita sepertimenyebarkan brosur – brosur maupun leaflet.
Copyrights © 2015