Bounding Attachment adalah sebuah peningkatan hubungan kasih sayang dengan keterikatanbatin antara orang tua dan bayi. Dengan adanya Bounding Attachment bayi akan merasadicintai, diperhatikan, mempercayai, menumbuhkan sikap social, bayi merasa aman. Kurangnyaperhatian dan kasih sayang orang tua terhadap anak, menyebabkan berkembangnya perasaantidak aman, gagal mengembangkan perilaku akrab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiGambaran Pengetahuan, Motivasi Ibu Nifas dan Peran Bidan tentang Bounding Attachment.Penelitian ini bersifat deskriftif dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian inisemua ibu nifas, teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode accidental samplingyaitu sebanyak 37 responden.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu nifas tentang Bounding Attachmentberada pada kategori kurang baik yaitu sebanyak 25 orang (67%) responden, kurang baiknyapengetahuan dipengaruhi faktor umur dan tingkat pendidikan dan sebanyak 25 orang (68%)responden, berada pada kategori rendah, rendahnya motivasi dipengaruhi faktor kurangnyasupport dari keluarga dan kelelahan habis melahirkan serta sebanyak 27 orang (73%)responden menyatakan peran bidan negatif dikarenakan kurangnya support yang diberikanBidan dalam pelaksanaan Bounding Attachment kepada ibu nifas.Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu yang rendah, motivasi ibu yang rendah,dan peran bidan yang negatif akan berbanding lurus terhadap pelaksanaan BoundingAttachment. Diharapkan adanya upaya peningkatan pengetahuan dan motivasi respondententang Bounding Attachment dengan memberikan penyuluhan kepada ibu nifas untukmengajak bayi berbicara dan bermain yang merupakan element ikatan kasih sayang sehinggamenambah wawasan responden dan suami atau keluarga dapat membantu mensupport ibudalam melakukan Bounding Attachment serta bidan dapat meningkatkan pelayanan kesehatanpada ibu nifas terutama tentang pelaksanaan Bounding Attachment dan melakukan penyuluhanmengingat rendahnya pengetahuan dan motivasi ibu nifas.
Copyrights © 2014