Filariasis masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Kota Pekalongan, dan tercatat 1 kelurahan merupakan daerah endemis filariasis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan praktik pencegahan filariasis di kelurahan Kertoharjo. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional yang dilakukan pada tahun 2012. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 72 orang yang ditentukan secara random sampling. Hasil penelitian ini diperoleh ada hubungan dengan praktik pencegahan filariasis yaitu tingkat pendidikan (p=0,041), jenis pekerjaan (p= 0,047), tingkat pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,000), persepsi (p=0,000) dan dukungan kepala keluarga (p=0,000). Sementara yang tidak ada hubungan dengan praktik pencegahan filariasis yaitu umur (p=0,476), jenis kelamin (p= 0,570), tingkat pendapatan (p=0,113), sosialisasi pengobatan massal (p=0,769), dukungan TPE (p=0,220) dan memelihara hewan ternak (p=0,997). Elephantiasis was still being a problem for Pekalongan citizen and one village is endemic filariasis. The purposed of the study was to find out the factors related to preventive action toward elephantiasis. This research was analytic research used cross sectional research design that began in 2012. Sample was taken using random sampling which finds 72 peoples. The result of the study found that were a correlation between elephantiasis preventive action with education level (p=0,041), occupation (p= 0,047), knowledge level (p=0,000), behavior (p=0,000), perception (p=0,000) and patriarch support (p=0,000). Mean while there is no correlation between the preventive actions with age (p=0,476), sex (p= 0,570), income rate (p=0,113), therapy socialization (p=0,769), TPE support (p=0,220) and keeping cattle (p=0,997).
Copyrights © 2013