Pemenuhan kebutuhan nutrisi anak mempengaruhi ketersediaan energi, zat pembangun dan daya tahan tubuh anak. Hal ini berdampak pada menurunnya perkembangan anak khususnya perkembangan bahasanya. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan perkembangan bahasa dan status gizi anak. Desain penelitian adalah penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang diteliti adalah semua anak usia 2 – 4 tahun di Posyandu Ngronggo Wilayah Kerja Puskesmas Wilayah Selatan Kota Kediri dengan menggunakan metode purposive sampling dan sampel dalam penelitian ini adalah sebagian anak usia 2 – 4 tahun yang berjumlah 31 responden. Variabel adalah perkembangan bahasa dan variabel dependen yang diteliti adalah status gizi.Uji dengan menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki status gizi dalam kategori normal, yaitu 12 orang (38,7%) dan sebagian besar responden memiliki perkembangan bahasa dalam kategori penyimpangan, yaitu 15 responden (48,4%). Hasil uji statistik diketahui p-value (0,000) < (0,05) maka H1 diterima yang berarti ada hubungan antara perkembangan bahasa dengan status gizi
Copyrights © 2016