Pada departemen produksi Building plant D&K yang berfungsi sebagai tempat perakitan material penyusun ban untuk menjadi green tire terdapat mesin jointless yang berfungsi untuk memasang jointless material untuk di assembly bersama material lainnya. Frekuensi kerusakan pada komponen mesin jointless masih tinggi. Sehingga menyebabkan tingginya losstime. Tingginya Losstime ini mengindikasikan nilai keandalan mesin kecil.
Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah komponen mesin yang rusak, jangka waktu kerusakan mesin, dan waktu penggatian komponen mesin. Pada penelitian ini komponen kritis yang dianalisis. Metode yang digunakan dalam analisis adalah FMEA, LTA,dan MTTF
Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa; bearing macet nilai rata-rata keandalan sebesar 49% dengan nilai MTTF selama 30 hari. Bearing jebol nilai rata-rata keandalan selama 8,5% dengan nilai MTTF selama 56 hari. piping accessories (stopper jointless) nilai rata-rata keandalan selama 52% dengan nilai MTTF selama 145 hari. Baut stopper nilai rata-rata keandalan sebesar 50% dengan nilai MTTF selama 385 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penentuan dari interval waktu penggantian komponen kritis dapat menentukan kegiatan perawatan yang tepat pada mesin Jointless sehingga didapatkan keputusan RCM yang tepat untuk perusahaan
Copyrights © 2019