Para pelaku korupsi dengan semakin cerdas dan canggih serta melalui cara dan strategi melakukan tindak korupsi sehingga semakin sulit untuk terdeteksi. Dengan mengambil contoh di instansi pemerintah, salah satu bentuk korupsi terjadi melalui pembajakan nama-nama tenaga ahli oleh pihak-pihak tertentu, seperti misalnya perusahaan penyedia jasa konsultasi untuk tujuan meraih keuntungan yang sebenar-besarnya. Pekerjaan pengadaan barang dan jasa selama ini memang disinyalir merupakan bagian paling rentan atas terjadinya tindak korupsi. Khususnya pada penyediaan jasa konsultasi, tindakan korupsi dilakukan dengan modus mencantumkan nama-nama tenaga ahli namun sebenarnya yang bersangkutan tidak tahu menahu tentang pekerjaan tersebut.Dari hasil penelitian ini membuktikan bahwa kebocoran akibat korupsi di provinsi Jawa Barat berpengaruh negatif terhadap kesejahteraan masyarakat yang diproxi melalui pertumbuhan ekonomi. Untuk menanggulangi tindakan korupsi ini perlu dirancang sistem informasi berbasis teknologi informasi yang terkoneksi dengan beberapa pihak yang berkepentingan sehingga menjadi satu sistem pencegahan.Kata kunci : Pengadaan barang dan jasa, Perilaku Korupsi, Strategi penanggulangan korupsi, Sistem Informasi berbasis IT
Copyrights © 2017