Gizi adalah pilar utama dari kesehatan dan kesejahteraan sepanjang kehidupan. Status gizi adalah keadaan sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi. terciptanya tumbuh kembang balita yang optimal merupakan hal yang diinginkan. Indikator yang sering digunakan dalam menentukan status gizi adalah kombinasi dari Berat (W) dan Tinggi (H) yang disimbolkan dengan W/H. Tujuan dari penelitian ini untuk menerapkan Fuzzy Inference System dengan metode Mamdani untuk menentukan status gizi balita di kota Surabaya. Inputnya adalah berat dan tinggi badan balita. Ada sembilan aturan yang digunakan dan output adalah status gizi. Klasifikasi yang terdiri dari empat kriteria: sangat kurus, wasting, normal, dan kelebihan berat badan. Sistem inferensi fuzzy yang digunakan adalah metode Mamdani.
Copyrights © 2019