Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial
Vol 1, No 2 (2017): Oktober

Cerpen Agama Apa yang Pantas Bagi Pohon- Pohon? Karya Eko Triono sebagai Media Kritik Alternatif terhadap Masyarakat Postmodernisme

Sastra, Yulaika Ranu (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Mar 2019

Abstract

Masyarakat modern saat ini telah mengalami perubahan secara signifikan baik dari segi pola pikir, maupun tingkah laku. Perubahan ini bertentangan dengan hakikatnya sebagai manusia modern. Pergeseran tatanan norma-norma tersebut memunculkan teori posmodernisme. Dari postmodernisme inilah bermunculan pula berbagai kritik terhadap manusia sebagai subjek kehidupan. Seiring berkembangnya zaman, beragam teori dan aliran sastra pun bermunculan untuk membedah karya. Karya sastra dikaitkan berdasarkan teori yang tepat agar maksud si penulis tersampaikan kepada pembaca melalui penafsir. Ada pun mata pisau untuk membedah cerita pendek Agama Apa yang Pantas bagi Pohon-Pohon? karya Eko Triono menggunakan pendekatan postmodernisme. Cerpen ini dipilih sebagai media kritik alternatif karena mewakili kehidupan manusia modern. Terdapat beberapa hasil terhadap penelitian postmodernisme dalam cerpen tersebut, yakni manusia posmodern mengesampingkan pemahaman agama sedini mungkin kepada anak, ketidaksiapan manusia postmodern menghadapi realita, masalah diri sendiri dengan orang lain dan masyarakat, manusia postmodern tidak lagi mengindahkan kedamaian, dan permasalahan percintaan masyarakat postmodern saat ini.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

JICC

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Satwika (Kajian Budaya dan Perubahan Sosial) publishes scientific papers on the results of studies/research and reviews of the literature in the fields of cultural studies and social change. The journal is oriented towards research on cultural phenomena and the current social changes. With the aim ...