Game 3D yang baik dan menarik mempunyai tingkat waktu render nyata (real-time rendering) yang tinggi. Di sisi lain, tampilan visual dengan resolusi tinggi akan menambah nilai immersion bagi pemain. Bagi pengembang game 3D, dua hal tersebut menjadi tantangan dalam mendesain game. Secara umum, aplikasi game engine membutuhkan aset game 3D dengan jumlah polygon yang rendah (low-poly) untuk mendukung kecepatan real-time rendering. Hal ini dilakukan untuk menghindari tampilan visual dan animasi yang terputus-putus di saat memainkan game 3D. Dalam makalah ini akan dipaparkan penerapan low-poly modeling yang didukung dengan metode normal map, projection map dan texturing agar tampilan realistiknya tetap tinggi. Keywords: desain game 3D, low-poly modeling, normal map, projection, realtime rendering
Copyrights © 2015