Penelitian ini mencoba menjelaskan pengaruh sistem otomasi di Bursa Efek Jakarta (BEJ)terhadap likuiditas dan efisiensi pasar menggunakan studi penstiwa penoda sebelum dansesudah pelaksanaan Sistem Perdagangan Otomasi Jakarta (SPOJ-Jakarta AutomatedPerdagangan System). Dan tiga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini, hanyahipotesis ketiga yang tidak terdukung. Dengan demikian, hasil penefitian ini mendukungbahwa dengan otomasi perdagangan mampu meningkatkan likuiditas dan efisiensi pasarmodal, namun peningkatan likuiditas tidak dapat dijadikan tolak ukur adanya peningkatanensiensi. Dengan kata lain, hubungan likuiditas dan efisensi bukan merupakan suatu relasi.Kata Kunci: mekanisme perdagangan, likuiditas, efisiensi, BEJ
Copyrights © 2007