JFIOnline
Vol 3, No 2 (2006)

IDENTIFIKASI SENYAWA ANTI MIKROBA RIMPANG TEMU GIRING (CURCUMA HEYNEANA VAL & VAN ZIJP) SECARA BIOAUTOGRAFI

Wonohadi, Elisawati ( Fakultas Farmasi Universitas Surabaya)
P, Diah Ayu ( Fakultas Farmasi Universitas Surabaya)
B, Diana Agustin ( Fakultas Farmasi Universitas Surabaya)
Liasthirani, Sri ( Fakultas Farmasi Universitas Surabaya)
Melani, . ( Fakultas Farmasi Universitas Surabaya)



Article Info

Publish Date
04 Apr 2012

Abstract

Ethanol extract of Curcuma heyneana Val & Van Zijp tuber had been proved to have antimicrobial activity against Sarcina lutea, Staphylococcus aureus and Candida albicans when examined by diffused agar method using cylinder cup. To trace the active compound we had conducted extract fractionation base on polarity, and then examined its antimicrobial activity and furthermore identification its active compound by bioautography. The active compound of Curcuma heyneana Val & Van Zijp tuber was extracted using 80% ethanol by refluxing for 3 hours with 4 repeatation. Fractionation of the extract was done consecutively with n-hexane and chloroform. Each fraction, i.e.       n-hexane, chloroform, and ethanol fraction,  were examined by diffused agar method using cylinder cup. All fraction showed positive results against all test bacteria. Bioautography test revealed that the active compound against Sarcina lutea were volatile oil, free terpenoid compound, and flavonoid compound, where the active compound against Staphylococcus aureus and Candida albicans were not detected by bioautography method. ABSTRAK Ekstrak etanol rimpang temu giring (Curcuma heyneana Val & Van Zijp) berdasarkan uji daya anti mikroba dengan metode difusi agar menggunakan cylinder cup menunjukkan hasil positif menghambat pertumbuhan Sarcina lutea, Staphylococcus aureus dan Candida albicans. Untuk menelusuri senyawa aktif rimpang temu giring tersebut, telah dilakukan fraksinasi terhadap senyawa kandungan rimpang berdasarkan kepolarannya untuk dilakukan uji daya antimikroba dan dilanjutkan dengan identifikasi senyawa aktif secara bioautografi. Kandungan senyawa serbuk rimpang temu giring diekstraksi menggunakan pelarut etanol 80% dengan cara reflux selama tiga jam dengan pengulangan sebanyak empat kali. Fraksinasi ekstrak dilakukan berturut-turut dengan n-heksan dan kloroform sehingga didapat fraksi heksan, fraksi kloroform dan fraksi etanol. Hasil uji masing-masing fraksi dengan metode difusi agar menggunakan cylinder cup, semua fraksi memberikan hasil positif menghambat pertumbuhan semua mikroba uji. Hasil uji secara bioautografi didapatkan minyak atsiri, senyawa terpenoid bebas dan senyawa flavonoid memiliki daya anti mikroba terhadap Sarcina lutea. Senyawa aktif terhadap Staphylococcus aureus dan Candida albicans tidak terdeteksi secara bioautografi.

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

jurnal

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Farmasi Indonesia yang diterbitkan oleh Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia. Isi website memuat seluruh jurnal yang telah diterbitkan mencakup semua aspek dalam ilmu pengetahuan dan teknologi kefarmasian antara lain farmakologi, farmakognosi, fitokimia,farmasetika, kimia farmasi, biologi ...