Lima jenis kayu kurang dikenal yaitu ki lubang (Calophyllum grandiflorum JJS), ki kuya (Ficus vasculosa Wall. Ex Miq.), ki bulu (Gironniera subaequalis Planch), ki hantap (Sterculia oblongata R.Br.) dan ki bancet (Turpinia sphaerocarpa Hassk.), di uji sifat pengkaratannya terhadap sekrup logam di tempat terbuka. Contoh uji diambil dari bagian tepi (A), tengah (B), dan dalam (C) dolok. Intensitas pengkaratan ditunjukkan oleh besarnya kehilangan berat sekrup. Hasilnya menunjukkan bahwa pengkaratan terjadi pada semua jenis kayu yang diuji. Pelunturan warna karat telah terjadi pada umur 2 minggu pemasangan. Derajat pengkaratan sekrup tertinggi terjadi pada kayu G. subaequalis. Kehilangan berat sekrup tertinggi didapatkan pada bagian tengah (B) dari pohon I G. subaequalis yaitu 5,35%, kemudian dari pohon II yaitu 5,24%. Sedangkan kehilangan berat kayu yang dipasangi sekrup tertinggi dijumpai pada bagian dalam (C) dari pohon I, S. oblongata, kemudian pada bagian A dari pohon I, F. Vasculosa.
Copyrights © 2015