Sumber energi fosil masih mendominasi bauran energi di Indonesia, sementara porsi energi terbarukan masih sangat rendah dan belum mengalami peningkatan berarti. Salah satu kendalanya adalah pembiayaan dan iklim investasi yang belum mendukung. Tulisan ini menganalisis bagaimana upaya mendorong pasokan energi terbarukan dengan mekanisme pembiayaan yang mendukung penyedia swasta. Analisis dalam tulisan ini bersifat kualitatif yang didasarkan pada data sekunder dan berbagai publikasi penelitian. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa upaya untuk mendorong pasokan energi terbarukan membutuhkan kebijakan dan program konkrit pemerintah berupa insentif fskal dan non-fskal sehingga mendorong kompetisi yang sehat dengan energi fosil. Kebijakan awal semestinya memiliki keberpihakan kepada energi terbarukan baik dalam hal regulasi, konstruksi, hingga penetapan harga sehingga terbangun pasarnya.
Copyrights © 2015